Tentang Saya
Nama panggilan saya adalah Paijo. Lahir di Blora, 19 April 1985. Lahir di sebuah desa M yang terletak di perbatasan kota sebelah barat. Saya anak ke 5 dari 6 saudara. Keluarga yang cukup besar bagi orang-orang jaman sekarang.
Ayahku adalah orang yang cukup terkenal di Desaku. Seorang filosof Jawa jaman kuno (maklum ayahku lahir masih pada jaman penjajahan Jepang).
Disini saya akan menceritakan sedikit tentang kehidupanku. Masa kecilku aku terkenal sebagai anak yang cerdas dan pemberani. Cerdas karena aku sudah bisa membaca sebelum bersekolah TK. Setiap aku lewat, tetangga-tetanggaku selalu memberiku tebakan huruf dan aku selalu menjawab benar. Pemberani karena di jaman kecilku aku sudah berani pada segala sesuatu, tidak takut pada siapapun, tidak takut pada hal-hal ghaib yang jaman kecilku masih banyak dan sering dijumpai.
Semasa sekolah aku selalu terkenal diantara guru-guruku karena aku orangnya unik dan pinter (selalu dapat rangking). Tapi setelah kelas 2 SD aku mulai menurun prestasiku karena aku sangat marah dan benci terhadap guru kelasku. Tiap hari penghapus selalu menghiasi mukaku. Sejak itu aku mulai benci dengan sekolah. Benci karena guruku galak, selalu memarahi aku. Akhirnya kelas dua SD aku dapat rangking 17 dari 28 siswa.
Setelah naik kelas tiga aku mulai bangkit lagi semangat belajarku. Tapi dasar anak-anak, aku mulai suka bergelut dengan teman-temanku. Akhirnya sampe kelas 6 ujianku aku dapat rangking dua lagi. Begitu seterusnya sampai lulus SMP.
Aku melanjutkan di STM Negeri mengambil jurusan Elektronika arus lemah. Teman-teman SMP pada ambil jurusan otomotif jurusan terpopuler. Aku malah ambil jurusan elektronika karena aku pikir jurusan otomotif adalah jurusan dengan pelajaran termudah karena pekerjaannya bisa dinalar dan dilihat mata. Tiga tahun di STM saya bebas dari biaya SPP. Pada mulanya, saat kelas satu, yang dapat beasiswa hanyalah rangking satu saja. Sehingga saya tak kehilangan akal dengan meminta surat keterangan kurang mampu di balai desaku. Ha ha ha. Dan ku ajukan ke waka kesiswaan. Akhirnya aku dapat JPS untuk keluarga kurang mampu. (Dasar akal bulus). Pada kelas satu itu aku selalu dapat rangking satu, akhirnya kelas dua aku dapat beasiswa supersemar (beasiswa siswa berprestasi). Di kelas dua itu aku mulai mendapatkan Job pekerjaan. Job dari seorang guru jurusanku berupa proyek dari Pemdes Blora membuat kotak suara elektronik. Tugasku membuat, memelihara dan operator. Dalam tim ini ada 4 orang, saya (kelas 2) dan 3 orang kakak kelas. Sejak proyek ini saya mulai jarang masuk sekolah. Hampir dapat dipastikan masuk sekolah tiap hari Senin dan Jumat. Yang lainnya selalu keluar ke desa-desa se-kabupaten Blora untuk mengadakan Pemilihan Kades, Kadus, bahkan BPD di desa-desa. Saya mulai mengenal yang namanya Bupati Blora Bapak Alm Basuki Widodo, Ketua DPRD Bp Warsit dan staf-staf pemerintahan desa dan kecamatan. Akhirnya rangking saya jatuh menjadi rangking 4 kelas dari 35 siswa. Tapi ga apa-apalah, kan udah dapat duit banyak, lumayan bisa membantu menyekolahkan adikku. Kelas 3 STM saya dapat tugas PKL di Semarang di sebuah perusahaan komputer. Di situ saya kebagian di bagian servis monitor karena sesuai dengan jurusan saya. Di situlah saya mulai mengenal apa itu komputer. Siangnya utek-utek monitor, malemnya belajar komputer sama temanku. Dan di akhir semester (semester 6) saya sudah bekerja di perusahaan yang sebidang dengan tempat PKL-ku di Blora. Setelah lulus tahun 2003 saya mulai fokus ke pekerjaanku di bidang komputer, mulai jasa pengetikan 10 jari, perbaikan, pemrograman, penjualan dan lain-lain hingga sampai sekarang.
Dan di BLOG ini saya akan men-share pengetahuan-pengetahuan saya di bidang komputer. Smoga bermanfaat bagi kita semua. Sukses buat kita semua.

26 Februari 2010 pukul 00.22
yang laennya mana
26 Februari 2010 pukul 00.23
koko fc
baguz baguzz
1 Maret 2010 pukul 23.28
sante bozz
masih tahap awal